Halo
guys, pernah tahu dengan perguruan tinggi kedinasan?
Perguruan tinggi kedinasan merupakan perguruan tinggi yang dinaungi oleh kementerian tertentu atau badan tertentu, contoh terkenalnya seperti STAN, STIS, STIP, IPDN, dll…
Sekarang, saya ingin memberitahukan sedikit bocoran mengenai perbedaan antara kondisi mahasiswa perguruan tinggi kedinasan dengan perguruan tinggi negeri pada umumnya.
Bagi mahasiswa PTK, mereka diibaratkan
seperti seekor burung yang berada di dalam sangkar, burung itu terjebak di
dalam sangkar karena pintu yang ada di depannya ditutup rapat. Burung tersebut
tidak bisa bebas untuk melakukan apapun, tidak bisa bebas untuk berekspresi
karena ukuran sangkarnya yang tetap saja seperti itu.
Karena mindset orang banyak ketika mendengar mahasiswa kedinasan yang difikirkan adalah mahasiswa yang selalu patuh kepada aturan-aturan, hidupnya kaku dan monoton, dan sebagainya. Sebenarnya jika hal ini diketahui oleh seluruh mahasiswa kedinasan, kita memang seekor burung yang terjebak di dalam sangkar, sebenarnya kunci untuk membuka pintu sangkar berada di dalam sangkar di suatu tempat. Tinggal kita optimis dan berusaha untuk mencarinya Insya Allah kita dapati. Jangan sampai gerakan kita terbatas sampai di sini. Berekspresilah dan bergeraklah untuk mengejar impian dan prestasimu. Sering-seringlah berteman dan bergaul dengan mahasiswa PTN lainnya supaya kamu tahu apa perbedaan di antara kamu dengan mereka. Sering-seinglah berdiskusi dengan mereka sehingga pola fikirmu tidak stagnant atau terbatas.
Perguruan tinggi kedinasan merupakan perguruan tinggi yang dinaungi oleh kementerian tertentu atau badan tertentu, contoh terkenalnya seperti STAN, STIS, STIP, IPDN, dll…
Sekarang, saya ingin memberitahukan sedikit bocoran mengenai perbedaan antara kondisi mahasiswa perguruan tinggi kedinasan dengan perguruan tinggi negeri pada umumnya.
1.
Bagaimana
Kondisi Mahasiswa diantara kedua perguruan tinggi itu?
Perguruan tinggi kedinasan sangatlah
berbeda dalam mendidik mahasiswa jika dibandingkan dengan perguruan tinggi
negeri. Hal yang paling mencolok pada mahasiswa di PTK (Perguruan Tinggi
Kedinasan) adalah prinsip ‘Dosen mengejar Mahasiswa’. Bagi kamu yang sedang
berada di perguruan tinggi negeri, pasti prinsip ini terdengar menyenangkan,
karena pada umumnya di perguruan tinggi negeri menerapkan prinsip ‘Mahasiswa
yang mencari Dosen’.
Hal lain yang menjadi based of
different antara kedua perguruan tinggi tersebut adalah kebebasan mahasiswa, di
dalam PTK mahasiswa dituntut untuk selalu patuh terhadap peraturan yang berlaku
dan menjalankan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mahasiswa dituntut untuk
Perfectionist. Sedangkan di perguruan tinggi negeri mahasiswa dituntut untuk
selalu bebas berekspresi, selalu terbuka dalam segala hal, dituntut untuk
mandiri dalam segala hal sehingga didikan langsung dari kampus terasa kurang
karena mahasiswa dituntut kebebasannya.
2.
Hal
Mudah untuk Menggambarkan Mahasiswa PTK dan PTN
Tak tertutup kemungkinan diantara
kalian masih ada yang masih bingung perbedaan antara kondisi mahasiswa PTK dan
PTN, untuk memudahkan anda untuk mengenal lebih dalam kondisi mahasiswanya, di
sini saya akan mengibaratkannya seperti burung dan sangkar.
![]() |
| Sumber : Google Image |
Bagi mahasiswa PTN, mereka sebenarnya
diibaratkan seperti seekor burung juga di dalam sangkar. Di tangan mereka telah
ada kunci untuk membuka sangkar yang selalu membatasi gerakan mereka. Burung
itu bebas untuk berada di dalam sangkar ataupun di luar sangkar. Ketika sang
burung ingin berada di ruang sangkar atau ‘ALAM
BEBAS’, maka mereka tinggal membuka pintu keluarnya dengan menggunakan
kunci mereka.
3.
Bisakah
Mahasiswa PTK menjadi PTN dalam hal kebebasan?
Pertanyaan yang bagus. Sebenarnya mahasiswa
PTK ataupun mahasiswa PTN adalah sama-sama mahasiswa dan sama-sama memiliki hak
dan kebebasan untuk selalu berekspresi. Mahasiswa berasal dari orang yang sama
dan dari kondisi SMA yang secara umum sama.
Yang jadi persoalan di sini adalah bagaimana treatment pendidikan yang
disuguhkan ke mahasiswa.
Pendidikan tetaplah pendidikan, hal
yang sangat berguna dan sangat penting bagi kita semua. Yang menjadi
permasalahannya adalah banyak yang gagal move on dari statement ‘Mahasiswa
Kedinasan’… kenapa?
Karena mindset orang banyak ketika mendengar mahasiswa kedinasan yang difikirkan adalah mahasiswa yang selalu patuh kepada aturan-aturan, hidupnya kaku dan monoton, dan sebagainya. Sebenarnya jika hal ini diketahui oleh seluruh mahasiswa kedinasan, kita memang seekor burung yang terjebak di dalam sangkar, sebenarnya kunci untuk membuka pintu sangkar berada di dalam sangkar di suatu tempat. Tinggal kita optimis dan berusaha untuk mencarinya Insya Allah kita dapati. Jangan sampai gerakan kita terbatas sampai di sini. Berekspresilah dan bergeraklah untuk mengejar impian dan prestasimu. Sering-seringlah berteman dan bergaul dengan mahasiswa PTN lainnya supaya kamu tahu apa perbedaan di antara kamu dengan mereka. Sering-seinglah berdiskusi dengan mereka sehingga pola fikirmu tidak stagnant atau terbatas.
Tulisan
ini merupakan tulisan dari seorang mahasiswa kedinasan yang telah mendapatkan
kunci kebebasan. Saya menuliskan hal ini supaya teman-teman yang lain bisa
dengan leluasa berekspresi baik jasmani maupun ruhani. Karena kita adalah
mahasiswa.
HIDUP
MAHASISWA!!!


0 Comments
Sudah Baca Artikelnya sampai habis? Beri Masukan kepada kami ya... :)